Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apakah Boleh Langsung Makan Berat Sampai Kenyang Saat Buka Puasa?

Sudah menjadi hal yang umum saat berbuka puasa, begitu adzan berkumandang lekas langsung santap makan berat layaknya orang balas dendam akibat rasa lapar berpuasa. Menyegerakan berbuka puasa itu merupakan sunnah akan tetapi bila langusng makan sekaligus kenyang tentu akan berdampak pada gangguan kesehatan, memang penting recharge kembali tubuh dengan nutrisi agar tubuh kembali bertenaga namun perlu diperhatikan porsi makanan yang kita butuhkan dari kandungan gizi dan daya serap makanan tersebut. 




Saat melaksanakan ibadah puasa tubuh kita dalam keadaan istirahat tidak mendapatkan air minum atau makan selama 12 jam lebih di indonsia akan tetapi setealah menuju waktu berbuka kebanyakaan orang-orang ingin semua menu ada saat berbuka. Buka puasa seharusnya bisa makan dengan sederhana jika terlalu banyak tentu akan mebuat sistem pencernaan kita kaget kemungkinan juga bisa menyebabkan penyakit lambung dan gangguan pencernaan.
Dikutip dari vemale.com dr. Deffy mengatakan Asupan nutrisi yang disarankan adalah komposisi 50% karbohidrat kompleks, 40-45% protein, dan 5-10% lemak sehat di setiap porsi makan. Sedangkan pembagian porsi kalori makanan yang disarankan yaitu 10 sampai 15% saat berbuka, 30-35% saat makan malam, 10-15% setelah selesai sholat tarawih, dan 30-35% saat sahur.hal itu tentu sependapat juga dengan sunah rasulullah yaitu ketika beliau berbuka hanya memakan buah kurma ruthab atau tamr apabila tidak didapati keduanya beliau cuma berbuka dengan hanya minum air saja lalu shalat maghrib. Artinya Rasululluah berbuka puasa hanya sebatas untuk membatalkan puasanya dan tidak makan berlebih.

Dilansir dari health.detik.com Retno Pangastuti, DCN, M.Kes., nutrisionist dari RSUP Dr Sardjito mengatakan takjil pun sifatnya hanya membatalkan, sehingga baiknya juga tidak mengonsumsi takjil dalam jumlah besar. Kalaupun ingin makan nasi, disarankan agar makan setengah porsi saja dengan komposisi yang tetep sama, yaitu protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral untuk mencegah terjadinya gangguan pada sistem pencernaan, sebab pencernaan yang semula tidak bekerja selama 12 jam, tiba-tiba harus dipaksa bekerja keras. yang terpenting bukanlah mengisi perut, tetapi menambah energi yang drop jelang berbuka.
Dari pemaparan tersebut  berbuka puasa sangat tidak dianjurkan untuk makan berat atau makan sekaligus kenyang dalam jumlah yang banyak  hal itu mengakibatkan sistem pencernaan bekerja keras apalagi terlalu banyak mengkonsumsi manis atau pedas bisa membahayakan pankreas dan lambung. Selain itu jika terlalu banyak makan saat berbuka bukannya malah segar dan bugar malah jadi malas dan mengantuk. 
close